Experience Islam in The West: The Art & Science of Living Islam (Part 3)

dimuat di The Urban Muslimah, 2 April 2012

Sosok ketiga dan terakhir yang saya ingin bagi ceritanya dalam seri ini adalah Ibu Rani. Beliau adalah sosok yang berjasa menghadirkan Shaykh Ala dan Peter Gould ke Indonesia.

Apakah Ibu Rani punya bisnis event organizer? Tidak. Ibu Rani adalah seorang ibu rumah tangga yang menetap bersama keluarganya selama beberapa tahun terakhir di Amerika Serikat. Lalu, untuk apa Ibu Rani repot-repot mengundang Shaykh Ala dan Peter Gould ke Indonesia? Alasannya sederhana saja : Ibu Rani prihatin mendengar berbagai kondisi sosial di Indonesia dan ingin melakukan sesuatu untuk menghidupkan kembali semangat peduli di masyarakat Muslim Indonesia, khususnya yang masih muda-muda. Tercetuslah ide untuk menghadirkan tokoh-tokoh yang bisa menginspirasi anak muda. Kebetulan, Shaykh Ala adalah imam masjid di lingkungan tempat tinggal Ibu Rani di California dan beliau pernah berkorespondensi dengan Peter Gould via email. Ibu Rani lalu meminta kedua tokoh tersebut untuk singgah ke Indonesia. Alhamdulillah, Shaykh Ala dan Peter bersedia. Seluruh biaya tiket dan akomodasi Shaykh Ala dan Peter Gould selama tinggal di Indonesia ditanggung dari tabungan Ibu Rani dan keluarganya.

Ide sederhana yang dilakukan tanpa pamrih, tanpa berpikir dua kali. Just because she cares.

Tetapi berkat jerih payah Ibu Rani, ratusan orang terinspirasi dan tersentuh oleh Shaykh Ala dan Peter Gould saat acara di ITB, UI, Al Azhar dan Paramadina. Berapa banyak amal baik yang akan tercipta dari jiwa-jiwa yang terinspirasi ini? Belum lagi ratusan pembaca yang (semoga) juga terinspirasi melalui rangkaian artikel ini. Terbayangkah besar timbangan amal shaleh kelak dengan berinisiatif melakukan kegiatan positif seperti ini? Dan kalau lebih banyak lagi orang yang peduli dan beramal soleh melalui tindakan nyata, betapa Indonesia akan jadi lebih baik?

Ide spontan nan teladan Ibu Rani mengingatkan saya pada kata-kata Shaykh Ala,

“Ibarat tripod, tiang penyangga Islam itu ada tiga: Rukun Islam, Rukun Iman, dan Ihsan. Namun saya suka menambahkan satu lagi, yaitu action–bertindak, melakukan sesuatu… Di Amerika, setiap harinya puluhan, bahkan ratusan orang Amerika masuk Islam. Tapi, saya lebih senang jika mendengar Muslim Indonesia menjadi Muslim yang baik, Muslim yang sesungguhnya.”

UMers, amal baik apa yang bisa kita lakukan hari ini? Rencana besar apa yang bisa kita mulai wujudkan mulai hari ini? Yuk, segera dilakukan… jangan tunda lagi.

Let’s do it now. In the name of Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Tags: ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: