Pasti Bisa. Pasti.

Saya pernah mewawancara orang yang melamar kerja.

Saya: Kok nilai matematikanya cuma segini? (Melihat transkrip) Dia: Ya… Mungkin kemampuan otak saya cuma segitu Bu..

Sungguh satu pernyataan singkat yang banyak maknanya:

1) Saya orangnya gampang menyerah Bu…
2) Saya suka merendahkan diri saya Bu. Sumpah, saya tidak pede.
3) Pengetahuan saya sedikit Bu. Saya tidak tahu kalau kapasitas otak manusia itu luar biasa…

Kalau Anda tanya saya, tanpa berniat sombong, saya yakin saya pasti bisa: Kalkulus
Main piano
Hafal Al-Qur’an
Fasih 5 bahasa
…dan banyak hal lagi.

Logikanya, kalau jutaan orang lain -bahkan yang hanya berjari enam, masih balita, berusia lanjut, sakit- bisa melakukan hal-hal di atas, masa saya dan Anda tidak bisa? Yang jadi tantangan buat kebanyakan orang adalah soal kemauan, disiplin diri, strategi belajar dan komitmen waktu. Kalau soal potensi bisa tidak, saya yakin Tuhan Yang Maha Besar telah memberi saya, Anda, Da Vinci, Mozart, Ibnu Sina, Mark Zuckenberg otak yang kurang lebih sama. Sekarang tinggal masalah bagaimana saya menggunakan dan memanfaatkannya.

Katakan, “belum bisa”, bukan “tidak bisa”.

Kalau saya tidak.. eh.. belum bisa, belum tentu orang lain belum bisa juga. Kalau orang lain bisa, saya juga pasti bisa.

Tags: , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: