‘Passion’ itu Wajib, Tapi…

Los Angeles Lakers Magic Johnson and Boston Ce...

lebih susah mana, jadi pemain NBA atau jadi dokter?

Belakangan ini media sering sekali mendengung-dengungkan kalimat ini: “Kerja itu harus passion.”

Saya 100% setuju kalau passion (hasrat, minat) adalah ibarat minyak yang menjaga agar petromaks semangat berkarya kita terus menyala. Tapi, berkarya dengan modal passion saja, menurut saya bisa bahaya.

Saya pernah baca tentang satu studi di Amerika Serikat yang menyebutkan bahwa menjadi atlet NBA adalah profesi paling diminati anak kulit hitam di negara tersebut, jauh lebih diminati dibandingkan profesi dokter. Padahal, secara probabilitas, kemungkinan mereka untuk menjadi atlet NBA jauh lebih kecil dibandingkan menjadi dokter.

Fenomena yang sama saya lihat mulai terjadi di Indonesia. Semakin banyak remaja Indonesia jaman sekarang yang bercita-cita menjadi artis atau pemain band. Padahal, bisa jadi peluang mereka untuk dapat beasiswa ke luar negeri lebih besar dibandingkan peluang menjadi artis sinetron. Kalau ditanya mengapa profesi itu yang dijadikan cita-cita, ‘passion’ menjadi alasannya.

Saya bukannya ingin mematikan semangat orang menjadi artis, wirausaha, atau apapun. Tapi passion harus disertai ilmu dan strategi agar efektif (di luar kerja keras dan doa, tentu saja). Dua hal terakhir ini yang seringkali kurang dibahas di media sehingga gambaran yang terjadi adalah seakan-akan mimpi dan ‘passion’ adalah segala-galanya. Padahal, di balik setiap figur yang sukses yang ditampilkan di Kick Andy atau acara inspirasional lainnya, ada seribu hal teknis dan non-teknis yang mendukung kesuksesan mereka.

Ikuti passion Anda dengan cerdas. Itu saja.

Tags:

2 responses to “‘Passion’ itu Wajib, Tapi…”

  1. pria says :

    saya ingin jadi penulis…. kayanya gak cukup cuma banyak baca buku2 ya, mesti belajar cara menulis yg baik dan benar

    • Afia says :

      Iya Pria, seperti kata pepatah: ilmu dulu, baru amal🙂 Sama aja kaya masak kan, biar bisa masak gak cukup sering-sering cicip makanan aja, tapi harus belajar teknik masak memasaknya juga😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: